29 thoughts on “Penambahan Persyaratan Tender Konstruksi di Daerah”

  1. bagaimana caranya kita dpt memperoleh penyedia yg bonafid (tidak asal nawar dan tidak asal dapat pekerjaan, sehingga mutu pekerjaan dapat terpenuhi) sementara persyaratan di dokumen tendernya bisa dipenuhi oleh semua penyedia?

    1. Syarat sudah dibuat sedemikian rupa agar tidak asal nawar. Keberhasilan pengadaan tidak hanya dari penawaran tapi juga ditentukan oleh pengendalian kontrak. Tidak ada jaminan juga penawaran yang sangat ketat dan lengkap pada saat pelaksanaan berhasil, bahkan cenderung menghasilkan penyedia yang dekat dengan pengguna jasa karena pokja akhirnya menjadi kepanjangantangan oknum pengguna atau pihak lain utk memenangkan penyedia tertentu yang sudah dipastikan memenuhi persyaratan yang sedemikian ketat.

      Proses tender kecil perananannya dalam upaya mendapatkan penyedia yang pasti bisa melaksanakan pekerjaan dengan baik. Maka dari itu Perpres 16/2018 mengutamakan epurchasing bukan tender dalam pemilihan penyedia. Semoga kedepan tidak perlu lagi tender karena sudah ada sistem manajemen kinerja penyedia yang kualified.

  2. Apakah Pokja Boleh Menambah Persyaratan Teknis diluar dari ketetapan yang disyaratkan ?
    Contoh persyaratan yang ditambahkan oleh Pokja : Jadwal sumber daya yang menentukan secara jelas ketersediaan tenaga kerja, peralatan, dan bahan yang disesuaikan dengan jangka waktu pelaksanaan dalam bentuk perhitungan serta barchart.
    sedangkan dalam Ketetapan Persyaratan yang ditetapkan dalam PERMEN 14 Tahun 2020 sebagai berikut :
    a. metode pelaksanaan pekerjaan;
    b. peralatan utama;
    c. personel manajerial;
    d. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan; dan
    e. dokumen RKK.
    demikian yang saya pertanyakan, mohon kiranya dijawab secara mendetail dan berdasarkan PERMEN 14 Tahun 2020 pasal 58 ayat 1 – 3, penambahan persyaratan teknis dan kualifikasi dapat dilakukan dengan persetujuan persetujuan dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada pemerintah daerah yang membidangi Jasa Konstruksi dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada pemerintah daerah yang merupakan unsur pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
    atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

  3. 1) Apakah dibolehkan, menambahkan persyaratan tenaga pendukung, pada tender kategori Menengah; Dimana di perpres tertuang 4 tenaga manajerial saja. Misal kita tambahkan personil pendukung 1) juru ukur, 2) quality qontrol; 3) drafter; 4) logistik..dst; untuk mendukung Tenaga Manjerial.
    2) Menambahkan surat dukungan material dari pabrikan/produsen untuk material yang dominan

      1. Izin nimbrung Pak Samsul..
        Apakah cukup mengikat jika syarat tambahan yg disebutkan oleh bpk.indramaji tsb hanya dituangkan dalam spesifikasi? Bagaimana PPK dapat “memaksa” penyedia jika syarat tersebut ternyata tidak dipenuhinya? Ataukah bisa syarat2 tersebut ditambahkan dalam pasal-pasal kontrak (SSUK/SSKK) sehingga syarat tersebut menjadi kesepakatan kontrak? Dan karena rancangan kontrak adalah Dokumen Tender, bukan Dokumen Kualifikasi, berarti tidak perlu persetujuan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama?
        Mohon pencerahannya..

  4. Mohon pencerahannya …
    Persyaratan tender untuk usaha kecil apakah persyaratan :
    1. Harus melampirkan Surat Dukungan Peralatan ?
    2. Harus melampirkan Surat Dukungan Bahan seperti Batu Belah, Pasir, Semen dan harus mencantumkan Harga dan harus melampirkan IUI (Izin Usaha Industri) dari pendukung, ?
    3. Rekening Koran 10% dari HPS (Harga Perkiraan Sendiri) ?

  5. Mohon pencerahannya …
    Untuk pekerjaan Bina Marga, diperlukan dukungan AMP dan atau batching plant, apakah ini termasuk menambah syarat atau tidak?

  6. Pokja menggugurkan penawaran perusahaan kami karena Tidak Lengkap Mengisi Tabel Operasi Keselamatan Konstruksi. (Analisis Keselamatan Pekerjaan / Job Safety Analysis). Perusahaan kami hanya melampirkan contoh tabel (Analisis Keselamatan Pekerjaan / Job Safety Analysis). Menurut permen PUPR No. 14 th 2020 apakah penyedia memang diwajibkan mengisi tabel tersebut. Karena menururt pemahaman kami Tabel tersebut diisi saat pelaksanaan pekerjaan nantinya. mohon petunjuk dan terima kasih.

  7. Mohon Pencerahan.
    Dalam hal proses Penambahan Persyaratan Tender Konstruksi di Daerah.
    1. apakah ada batasan waktu antara pengajuan penambahan syarat dangan hasil putusan penambahan syarat tersebut?
    2. Jika proses tersebut mengakibatkan mundurnya waktu mulai pengadaan, apalagi pada waktu kegiatan APBD-P sehingga menyebabkab tender di batalkan akibat menunggu proses persetujuan tersebut. apakah hal ini ada solusi yang bisa di sampaikan?
    3. Dalam hal Pejabat Tinggi Pratama untuk mengambil keputusan, apakah boleh membentuk Tim untuk mempelajari usulan penambahan persyaratan teknis tender ini?

    Terimakasih

  8. Assalamualaikum Pak Samsul Ramli. Mohon pencerahannya :
    1. Sesuai Permen PUPR No. 14/2020 Pasal 57 ayat (2) – (4) dan SDP PK Pasca Harga Terendah LS Bab III IKP Huruf E Angka 29.13.d, untuk tender kualifikasi kecil – non kompleks, dapatkah metode pelaksanaan pekerjaan dan bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan tidak dimasukkan sebagai persyaratan teknis pada LDP?
    2. Saat ini sering terjadi, POKJA mencantumkan persyaratan teknis pada LDP:
    a) metode pelaksanaan tanpa diisi pekerjaan utama
    b) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan tanpa diisi tabel pekerjaan
    c) Rencana Keselamatan Konstruksi tanpa diisi uraian pekerjaan dan identifikasi bahaya
    Semua persyaratan yang rancu tersebut disediakan tabulasi upload filenya di APENDO penawaran.

    Hal ini sering kami pertanyakan saat tahap penjelasan dengan jawaban standart “sesuaikan dengan dokumen pemilihan” atau “sesuai Permen PU 14/2020 dan sesuaikan dengan dokumen pemilihan”. Bagaimana sikap peserta tender menyikapi hal ini? Apakah hal ini dapat dikatakan dokumen pemilihan tidak lengkap?

    3. Untuk tender konstruksi kualifikasi kecil dengan HPS < 1M. Bagaimana menyikapinya bila pada persyaratan teknis LDP tidak dicantumkan form rekap perhitungan TKDN sebagai syarat namun disediakan tabulasi upload filenya? Apakah dengan hanya mengirimkan form rekap TKDN tanpa diisi yang ditanda tangani dapat menggugurkan? Bagaimana seharusnya penerapan formulir perhitungan perhitungan TKDN pada tender konstruksi kualifikasi kecil?

    4. Bagaimana tindak lanjutnya bila setelah menjawab sanggahan lelang POKJA tidak menyediakan jadwal Sanggah Banding yang sesuai Permen PUPR no. 14/2020 Pasal 53 ayat 1 huruf k dan pasal 104 selama 5 (lima) hari kerja?

    5. Terkait angka 5 diatas dan Permen PUPR no. 14/2020 Pasal 108, apakah peserta tidak dapat menempuh pengaduan sedangkan jadwal sanggah banding tidak disediakan?

  9. Assalamualaikum Pak Samsul Ramli. Mohon pencerahannya :
    1. Sesuai Permen PUPR No. 14/2020 Pasal 57 ayat (2) – (4) dan SDP PK Pasca Harga Terendah LS Bab III IKP Huruf E Angka 29.13.d, untuk tender kualifikasi kecil – non kompleks, dapatkah metode pelaksanaan pekerjaan dan bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan tidak dimasukkan sebagai persyaratan teknis pada LDP?
    2. Saat ini sering terjadi, POKJA mencantumkan persyaratan teknis pada LDP:
    a) metode pelaksanaan tanpa diisi pekerjaan utama
    b) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan tanpa diisi tabel pekerjaan
    c) Rencana Keselamatan Konstruksi tanpa diisi uraian pekerjaan dan identifikasi bahaya
    Semua persyaratan yang rancu tersebut disediakan tabulasi upload filenya di APENDO penawaran.

    Hal ini sering kami pertanyakan saat tahap penjelasan dengan jawaban standart “sesuaikan dengan dokumen pemilihan” atau “sesuai Permen PU 14/2020 dengan penyesuaian”. Bagaimana sikap peserta tender menyikapi hal ini? Apakah persyaratan teknis yang demikian dapat dikatakan dokumen pemilihan tidak lengkap?

    3. Untuk tender konstruksi kualifikasi kecil dengan HPS < 1M. Bagaimana menyikapinya bila pada persyaratan teknis LDP tidak dicantumkan form rekap perhitungan TKDN sebagai syarat namun disediakan tabulasi upload filenya? Apakah dengan hanya mengirimkan form rekap TKDN tanpa diisi yang ditanda tangani dapat menggugurkan? Bagaimana seharusnya penerapan formulir perhitungan perhitungan TKDN pada tender konstruksi kualifikasi kecil – HPS<1M?

    4. Bagaimana tindak lanjutnya bila peserta menyampaikan sanggahan lelang dan dijawab oleh POKJA setelah itu POKJA tidak menyediakan jadwal Sanggah Banding yang sesuai Permen PUPR no. 14/2020 Pasal 53 ayat 1 huruf k dan pasal 104 selama 5 (lima) hari kerja?

    5. Terkait angka 5 diatas dan Permen PUPR no. 14/2020 Pasal 108, apakah peserta tidak dapat menempuh pengaduan sedangkan jadwal sanggah banding tidak disediakan?

    1. 1. Metode pelaksanaan tidak disyaratkan pada paket kecil dan menengah. Subkon tidak jadi dasar evaluasi utk paket kecil
      2. Pokja harus menyesuaikan Dokumen Pemilihan dan Penyedia juga mengikuti ketentuan dokumen pemilihan saja meski disistem terdapat foldernya (silakan diisi file yag sama dengan folder lain)
      3. TKDN tidak menggugurkan meskipun tidak diisi atau tidak disampaikan. Hanya utk preferensi saja jika ada dan menyampaikan
      4. Pokja melanggara ketentuan Perpres 16/2018
      5. Boleh melakukan pengaduan setelah menyampaikan sanggah banding secara offline meskipun tidak tersedia jadwalnya, jika tidak dijawab dalam masa sesuai aturan maka dapat diteruskan dengan pengaduan

  10. ass. perihal persetujuan penambahan persyaratan dok penawaran atas pekerjaan pemasangan lampu penerangan jalan senilai Rp. 1.573.000.000,- terdapat penambahan persyaratan sbb:
    1. salinan tanda daftar badan usaha Penyedia bahan perlengkapan jalan (TD-BUPBJ) dari KEMENHUB RI
    2. Salinan Sertufikat Ujui tarik Material Pipa dari lembaga yg berwenang
    3. Surat dukungan serta pernyataan ketersediaan barang dari pabrikan/distributor( khusus kabel TC 4×16 dan Stang Galvanized)
    4. Brosur dan spek produk yang ditawarkan
    5. Surat pernyataan kebenaran dokumen
    6. Pernyataan Tingkat komponen Dalam Negeri
    (TKDN)
    7.Surat Pernyataan Garansi komponen selama masa pemeliharaan resmi dari pabrikan/distributor
    atas tambahan persyaratan tersebut menurut bapak advisnya bagaimana mengingat waktu tinggal beberapa bulan lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.